Milan: Gelandang kunci Inter Milan Wesley Sneijder memaparkan latar belakang mengapa dirinya sempat pingsan saat berada di kamar ganti pemain pada pertandingan Serie A kontra Brescia, Sabtu (6/11) lalu. Sneijder ternyata mengidap anemia.
Dalam wawancara dengan harian Belanda, De Telegraaf, Sneijder mengatakan, dirinya mengalami kelelahan yang sangat setelah mengantar Inter menjuarai tiga gelar juara sekaligus. Itu belum termasuk perjuangannya mengantar Belanda ke final Piala Dunia untuk ketiga kalinya pada Juli lalu.
"Saya mengidap anemia, namun tidak serius," beber playmaker Timnas Belanda ini. "Saya merasa limbung di babak pertama. Seluruh tubuhku terasa sakit."
Selanjutnya, Sneijder mengunjungi ahli kardiologi untuk mengecek tekanan darahnya. Kemudian dia mengunjungi Belanda dan melakukan tindakan medis yang sama untuk mendapatkan opini perbandingan (second opinion).
Kesimpulannya sama. "Saya mengidap anemia sehingga tubuhku mudah lemas dan letih. Saya butuh istirahat, tetapi untuk saat ini saya tidak ingin mengecewakan rekan-rekan yang lain, dengan meninggalkan tim," ungkapnya. Apalagi saat ini banyak pemain lini tengah Inter yang mengalami cedera.
Anemia atau kekurangan sel darah merah (hemoglobin) inilah yang sangat mungkin menyebabkan penampilannya tidak maksimal sepanjang musim ini. Sneijder tidak dicantumkan pelatih Rafael Benitez untuk pertandingan melawan Lecce hari ini, tetapi dia diharapkan berlaga untuk derby della madoninna melawan AC Milan,
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar